Sepetak Perjalanan

Sepetak kita bajak, lalu pindah ke petak lain. Kita sama bekerja. Dalam sepetak kita bahagia~


Mau Curhat

Halo, sudah jam 12 malam. Aku pengen curhat.

Jadi akhir-akhir ini sering mengutuk udara karena beberapa kejadian tidak berjalan sesuai rencana. Kebanyakan karena kebodohan diri sendiri, sisanya karena semua serba salah (namanya kebodohan diri sendiri juga). Kemudian, karena seringnya sensitivitas hati lebih besar dari logika berpikir, sering menye karena ngerasa nggak ada yang mengerti. Bahkan karena abis nonton drama korea tentang gangguan psikologi, jadi berpikir apa diri sendiri juga mengalami hal yang sama. Ya gitu, suasana dramanya kebawa kemana-mana. Belum lagi banyak tekanan dari semua sisi. Atas-bawah-kanan-kiri. Tekanannya intangible, sampe nggak ada bentuknya pun bisa bikin dada seseg sampe mau mewek kayak gigi tadi pagi. 

Udah gitu aja. Untuk saat ini nggak mau nerima saran dari siapapun. Jadi nulislah curhat disini. Yuk dada babaaaaaaaaaaaay!


Wajah tak menentu jenisnya. Tiap saat berganti nama. Tegantung kepentingannya apa. Tergantung rugi atau laba
— Emha Ainun Najib (via indonesiasastra)

'nggak kelihatan' bukan berarti nggak ada ya. Kadang karena suatu hal yang 'nggak kelihatan' kita jadi nyesel nantinya. Hal yang 'nggak kelihatan' ini kemudian bisa jadi bom waktu yang bisa meledak kapan aja, dimana aja. Kayak dunia yang belum pernah kita lihat, kita bahkan nggak pernah tau apa yang mengikuti kita.

So your confidence is quiet
To them quiet looks like weakness
But you don’t have to fight it
‘Cause you’re strong enough to win without a war


Dignity →


Nikmatilah perjuanganmu.

Nikmatilah perjuanganmu.


Selfie sama Emu -panggilan sayang buat ibuk- yang super duper hebat sedunia. Abaikan bapak-bapak photobomb dibelakang, muahahaha.

Selfie sama Emu -panggilan sayang buat ibuk- yang super duper hebat sedunia. Abaikan bapak-bapak photobomb dibelakang, muahahaha.


Tertarik pada suatu hal dengan alasan-alasan sekiranya lebih mampu membuatnya tetap berada di titik yang sama. Untuk bersimbiosis. Maka  akan ada usaha menemukan alasan-alasan itu, dan akan mencari alasan-alasan baru lagi. Agar bisa tetap berbagi.


Menjadi dewasa bukan berarti menjadi banyak prasangka. Prasangka membuat semua jadi ga asik. Padahal menjadi dewasa harusnya juga menjadi asyik disaat bersamaan. Lalu apa bagusnya menjadi dewasa kalau kamu jadi ga asik lagi?

Theme by Little Town